Ronaldo tumbuh dan besar dikawasan pekerja, rumahnya sangat kecil dan beratapkan seng yang menghadap laut. Masa lalu di laluinya dengan keadaan yang serba sulit. Ayahnya seorang tukang kebun dan pemabuk yang meninggal pada tahun 2005 karena masalah ginjal. Untuk menghidupi anak-anaknya dan membatu perekonomian keluarga, Ibu Ronaldo bekerja sebagai koki dan pembersih rumah.
Pada saat berumur 10 tahun, Cristiano Ronaldo telah dikenal sebagai fenomena dan bakatnya pun terus berkembang. Setelah membela Nacioinal da Liha da Madeira, Cristiano Ronaldo bergabung dengan Sporting Portugal pada tahun 2001. Pada tahun yang sama di usia 16 tahun, Cristiano Ronaldo mampu tampil memukau melawan Manchester United dengan gerakan kakinya dan skillnya. Tak lama kemudian Ronaldo segera dipinang dengan mahar 12 Juta Pondsterling oleh klub Manchester United.
Di Manchester United, penampilan Cristiano Ronaldo pun tidak mengecewakan. Dia memenuhi janjinya pada tahun 2004 di final FA Cup. Mencetak gol pertama dari tiga gol Manchester United dan sekaligus menjadikan Manchester United kampiun di kejuaran tersebut. Pada tahun 2008 atau setahun setelah perpanjangan kontrak selama lima tahun, Cristiano Ronaldo semakin menunjukkan kelasnya ketika dia mampu mencetak rekor gol tertinggi dalam satu musim di Manchester United yaitu 42 gol sekaligus Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik versi FIFA. Cristiano Ronaldo membantu Manchester United meraih tiga gelar Premier League.
Sebagai idola baru di Manchester United, komitmen Cristiano Ronaldo pada klub sering menjadi pertanyaan. Spekulasi yang berkembang dia ingin bermain diluar. Pada tahun 2009, ketika Real Madrid setuju untu membayar Manchester United sebesar 131 Juta Dollar untuk mendapatkan tanda tangannya, maka akhirnya Cristiano Ronaldo meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya itu. Nilai tersebut juga menjadi rekor tersendiri untuk nilai transfer seorang pemain.

No comments:
Post a Comment