Monday, November 25, 2013

Tugas modul 3



Antioksidan dan Radikal Bebas
&&&&ppp&&&

A
ntioksidan adalah senyawa yang mencegah proses oksidasi oleh radikal bebas. Radikal bebas adalah suatu atom atau molekul yang bermuatan positif atau negatif. Dimana sifat dari atom atau molekul yang bermuatan tadi sangat reaktif dan tidak stabil, karena akan berusaha menetralisir dirinya dengan cara menarik elektron dari molekul atau atom yang ada didekatnya sehingga terjadi reaksi berantai.

Sifat dari radikal bebas tadi akan merusak sel-sel bahkan sampai ke inti sel yang bisa mengakibatkan terjadinya mutasi gen sehingga menyebabkan timbulnya kanker.

Antioksidan Dapat Berupa : Vitamin, Mineral Atau Enzim

Sumber Radikal Bebas

1.      Metabolisme tubuh kita sendiri
2.      Pencemaran udara
3.      Bahan kimia dari makanan dan air
4.      Alkohol
5.      Rokok
6.      Radiasi ultra violet
7.      Obat-obatan
8.      Stress

Kerusakan akibat radikal bebas
-  Penuaan yang cepat
N  Penyakit jantung
N  Sistem kekebalan tubuh menurun
N  Katarak
N  Rematik
N  Kanker
N  Kencing manis / Diabetes

Thursday, August 1, 2013

Rahasia dibalik Pro Wrestling (WWE, TNA, etc.)


is it real???

Masih ingat tahun 2005 di mana salah satu stasiun tv menayangkan acara gulat yang biasa disebut “SmackDown”? Waktu itu SmackDown memang ngehits banget, gue sendiri yang waktu itu masih SD juga suka banget nonton ini. Sebelum akhirnya dibanned karena memakan banyak korban, SmackDown adalah tayangan yang bisa membuat anak-anak rela begadang cuman untuk menonton acara ini. Tapi, gue nggak bakalan ngebahas tentang isu ini, gue cuman mau ngebahas tentang SmackDown itu sendiri. Sesuai dengan judulnya di sini gue bakal ngebahas kebenaran-kebenaran SmackDown, menjawab pertanyaan seperti “SmackDown itu beneran nggak sih?”. So, buat lo yang emang suka dan juga penasaran...this post is worth to read!

 

Oh ya, sebelum kita lanjut ada hal yang perlu gue luruskan terlebih dahulu. Ini tentang kebiasaan orang Indonesia yang suka menyebut hal-hal yang similar dalam satu istilah. Gue tegasin, yang gue bahas di sini adalah Professional Wrestling (Gulat Profesional) bukan SmackDown.

 

Maksud ye? Iya, Pro Wrestling ini adalah perpaduan antara olahraga/gulat dan hiburan (sport entetainment) yang entah bagaimana orang indonesia selalu menyebutnya dengan istilah “smekdon”.
Emangnya SmackDown itu apa sih? SmackDown adalah nama program TV mingguan dari sebuah perusahaan promosi Pro Wrestling di Amerika sono, nama coorperationnya adalah WWE.
Trus kenapa orang indonesia bisa latah menyebutnya smekdon? Menurut analisa gue, sebelum tahun 2005 itu beberapa tahun sebelumnya RCTI (sekitar tahun 2000) juga pernah menayangkan program pro wrestling juga dari WWF(sekarang WWE). Waktu itu WWF punya dua program wrestling yaitu RAW dan SmackDown, sayangnya RCTI cuman berani membeli hak siar untuk SmackDown yang mana cuman secondary shownya, sementara prime shownya adalah RAW. Oleh karena waktu itu program SmackDown di indonesia juga ngehits (bahkan waktu itu ada jargonnya: "Smekdon Aaaarrrgh"), pastinya sangat meninggalkan kesan di masyarakat indonesia sehingga secara nggak langsung yang namanya acara gulat-gulatan pasti bakal disebut dengan istilah “smekdon”. Sama kayak kita beli air mineral di warung, mintanya Aqua tapi dikasihnya 2 Tang dan kita fine-fine aja.
Kalo begitu kenapa tadi di paragraf pertama sama judulnya ente pake kata “SmackDown”? Nggak papa kok, biar dari intronya tulisan ini keliatan menjual...hehe.
Dasar penjilat!

 

World Wrestling Entertainment

 

Satu lagi, kalo ngomongin pro wrestling itu selalu identik dengan WWE. Alasannya simpel, karena WWE adalah the biggest wretling company, bukan hanya di Amrik tapi juga di dunia. Okeh, udah jelaskan? Emang nggak masalah sih kita mau nyebutnya apa aja, suka-suka, tapi kalo lo udah gabung di forum-forum dan lo masih nyebutnya dengan smekdon, itu enggak banget. So, mulai sekarang kita sebut aja Pro-Wrestling.

 

To the point...

 

Hal-hal Yang Sering Ditanyakan Mengenai Pro Wrestling, it’s Q&A time!!!

 

Q: penasaraaaan, itu berantemnya beneran nggak sih? Or... Is it fake?

 

asal tau aja dua orang ini ada di ketinggian 6 meter...
sebelum mereka jatuh

 

A: ini pertanyaan paling lumrah. Pro wrestling itu nggak ada yang fake. But... pro wrestling is scripted, pertandingan pro wrestling itu sudah diskenario. Jadi, mereka yang bergulat di atas ring sebelumnya udah tahu gerekan-gerakan apa saja yang akan dilakukan sehingga para wrestler ini bisa mengeksekusi move-move mereka dengan baik dan menciptakan match yang kelihatan real. Kalo mau dianalogikan sih kayak kita nonton film action di mana semua gerakannya udah dikoreografikan dengan matang. Yang membedakan pro wrestling dengan film action adalah kalo terjadi kesalahan dalam syuting film, masih bisa diulang dan hasilnya bisa bagus juga kerena diedit, sementara mereka yang bertanding di ring mempraktekkannya langsung sehingga kalo gagal atau terjadi kecelakaan penonton bisa langsung melihatnya. Oh ya, di skenario pun udah di tentukan semuanya, seperti durasi dan siapa yang menang siapa yang kalahnya (booking).

 

So, sekali lagi gue tegasin: pro wrestling is not fake, it is scripted.

 

Q: kok ada wrestler yang mau aja nerima skenario untuk kalah?

 

A: yaaaa kenapa enggak? Namanya juga sport entertainment masbro, kalo ada skenario berarti harus ada pemerannya juga dong dan mereka para wrestlerlah yang menjadi aktornya. Jadi nggak usah heran kalo ada wrestler yang hampir setiap main nggak pernah menang, ya karena dia dibayar untuk kalah. Selama dia digaji dan gajinya tinggi, why not? Sukur-sukur kalo dia bisa menyajikan match yang berkualitas dan menghibur fans, soalnya ada wrestler yang bergulat karena passion dan ada juga yang bergulat untuk mencari nafkah.

@FACEZiggler bergulat buat bayar tagihan?

 

Q: matchnya kan udah diskenario tuh, berarti nggak sakit dong?

 


 

A: alasan kenapa dalam film action harus ada stuntman karena untuk mengindari pemain utamanya mengalami cidera kan? Kalo para wrestler, mereka adalah stuntman untuk diri mereka sendiri. Jadi meskipun scripted, pukul-pukulan, piting-pitingan dan banting-bantingannya itu beneran dan itu sakit. Walaupun sesama wrestler nggak ada niat untuk saling melukai, tapi resiko kecelakaan itu selalu ada. Bahkan ada yang bilang kalo seorang wrestler selama karirnya minimal pernah mengalami satu cidera yang parah. Nggak sedikit juga dari mereka yang harus berhenti bergulat karena cidera, contohnya adalah Stone Cold Steve Austin yang harus pensiun dini karena lehernya patah saat bertanding. Masalah serius juga sempet melanda WWE karena dalam beberapa bulan terakhir banyak rosternya yang mengalami gegar otak (Fandango, Tamina Snuka, Dolph Ziggler). Itulah seni dari pro wrestling, di mana para wrestler rela mengorbankan tubuh dan bahkan nyawa mereka demi menghibur para fans. Tapi ada juga loh cidera bohongan atau sebenernya cideranya nggak seberapa tapi dibesar-besarin, itu adalah kerjaan tim kreatifnya untuk kepentingan drama/storyline.

 

Ingat, professional westling is sport entertainment.

 

Q: ohh begitu, kalo darahnya betulan nggak tuh?

 

A: istilahnya disebut ‘busted open’. Di kebanyakan match yang di scriptnya harus memperlihatkan darah, memang darah tersebut asli tapi nggak selalu akibat dari serangan dari wrestler lain. Biasanya mereka melukai diri sendiri dengan cara menyayat dahi menggunakan silet atau benda tajam lainnya. Kenapa harus dahi? Karena di situ terdapat pembuluh darah yang kalo kegores sedikit saja bisa mengeluarkan darah yang melimpah, dan kalo disayat sedikiiiiit lebih dalam lagi ane jamin muka ente bisa jadi merah semua. Selain dengan silet masih banyak lagi trik-trik untuk busted open ini seperti dengan memakai kapsul yang isinya darah, sehingga wrestler nggak perlu nyilet-nyilet jidatnya lagi. Nah meskipun luka bohongan WWE tetap mementingkan ekslusifitas, jadi katanya sih WWE nggak pernah pake darah palsu (contoh: saos), yang ada di dalam kapsul itu kalo nggak darah manusia ya darah hewan.

 

mandi kembang #aselole

 

Well, meskipun banyak triknya nggak menutup kemungkinan kalo seorang wrestler busted open betulan nggak dibuat-buat, alias karena kecelakaan. Contohnya, waktu event PPV Money In The Bank kemarin, salah satu WWE Superstar, CM Punk kepalanya bocor karena nggak sengaja terbentur tangga dan itu murni kecelakaan. It’s damn real, bro! Beda lagi dengan Hardcore match yang tujuannya memang ingin mempertontonkan darah, biasanya para wrestler minum obat penghilang rasa sakit terlebih dahulu sebelum bermain. Kalo lo termasuk fans wrestling yang haus darah tulis aja keyword ini di youtube “Combat Zone Wrestling/CZW” it’s cool!!!

 

CM Punk & RVD, ladder match victims

 

Q: serius.. ini wasitnya kok tolol-tolol banget sih?

 

A: sering banget kan kita liat ada wrestler yang menang karena curang memukul lawannya dengan benda dan entah bagaimana wasit tidak melihat (dalam rules umum, wrestler yang menggunakan benda/objek akan kalah didiskualifikasi). Ngeselin kan? Dan anehnya kejadian seperti itu selalu saja terjadi seolah-olah para wasit ini nggak pernah belajar dari kesalahannya. Well, nggak kayak di olahraga lain, dalam pro wrestling wasit adalah bagian dari pertunjukan (ada kaitannya dengan skenario). Jadi para wasit ini memang diset untuk terlihat tidak kompeten dengan tujuan untuk menciptakan drama dalam sebuah match. haha.. kadang kebodohan wasit wrestling itu bisa mengudang tawa bisa juga menjengkelkan. Selain itu, wasit juga berguna sebagai ‘alat komunikasi’ bagi para wrestler kalo lawannya cidera sehingga dia bisa lebih berhati-hati. Wasit juga bertanggung jawab memberitahu wrestler kalo misalkan ending dari matchnya harus diubah, berdasarkan instruksi tim kreatif di backstage yang mumbuat skenarionya (wasit memakai alat komunikasi di kuping).

 

Berkaitan dengan pertanyaan sebelumnya, kadang wasit jugalah yang memberikan silet dan kapsul darah ke para pemain. What a job, man!

 

Q: tapi kalo mereka yang berantem sampe dendam kesumat begitu gimana? trus sesama wrestler apakah mereka menjalin hubungan/temenan di luar ring?

 

A: mereka yang sampe dendam-dendaman atau rival-rivalan (istilahnya disebut ‘feud’) sebenernya cuman buat kepentingan storyline aja sih. Supaya kalo nanti berantem di ring jadi lebih greget, lebih kerasa gitu. Biasanya nih, feud terjadi antara wrestler yang memerankan tokoh jahat dan baik, kayak drama ada antagonis dan protagonis di mana yang jahat suka ngebully yang baik. Meskipun mereka musuh bebuyutan di ring bukan berarti di kehidupan nyata juga begitu, malah kebanyakan mereka yang lagi feud justru in real life adalah temen baik dan akhirnya berhasil menciptakan pertandingan yang berkualitas karena udah kenal satu sama lain. Nah kalo kita nonton di RAW/SmackDown ada juga kan wrestler yang pacaran gitu, padahal aslinya status mereka hanya sesama employee WWE yang berteman bahkan ada yang udah punya pasangannya masing-masing. Trus kok mau aja sampe cium-ciuman gitu? Yaah, selain untuk bergulat mereka juga digaji untuk hal-hal semacam itu.

 

roster WWE lagi hang out bareng

 

Q: okey okey, i get it... jadi pro wrestling is all about entertainment (and sport, of course!), ada gulat, ada drama, ada script, ada tim kreatif, ada silet, ada stroyline dan wasitnya nggak sebego yang selama ini gue pikir. Jadi gue salah dong selama ini percaya kalo Jeff Hardy, Eddie Guerrero, Chris Benoit meninggal gara-gara wrestling?

 

A: yup! Jangan langsung percaya sama rumor-rumor yang beredar kayaak begitu. Jeff Hardy sama Eddie Guerrero termasuk wrestler yang diisukan meninggal gara-gara bergulat, nyatanya Jeff Hardy masih hidup dan alasan dia nggak bertanding lagi di WWE karena dia udah pindah ke company sebelah (TNA), sedangkan Eddie Guerrero memang sudah wafat tapi bukan karena bergulat melainkan karena penyakit gagal jantung. Sementara itu Chris Benoit meninggal karena kasus pembunuhan dan suicide. Dalam sejarah WWE belum pernah ada satu wrestlerpun yang meninggal di saat bergulat, satu-satunya yang meninggal saat show adalah Owen Hart. Saudara kandung dari Bret Hart ini meninggal karena jatuh dari ketinggian 24 meter saat dia sedang melakukan entrancenya.

 

Begitulah.. Sebagai olahraga yang tidak pasti, professional wrestling itu penuh dengan misteri bung! Para WWE superstar lainnya yang sudah wafat seperti Andre the Giant, Umaga, Test, John Cena dan lain lain kebanyakan meninggal karena isu kesehatan. Intinya, kalo denger berita-berita kayak begitu, cek dululah kebenarannya. If God doesn’t give you the answer, ask Google!

 

*sorry John, i’m just kidding :P



Kesimpulan

 

Emmm... kesimpulannya, apa ya? ya gitu deh. Pokoknya sescripted apapun wrestling, semiring apapun orang berkomentar tentang olahraga ini, gue akan selalu suka. Karena Pro wrestling adalah satu-satunya olahraga yang meskipun itu scripted dan penuh drama tapi cideranya itu nyata. Makanya gue salut banget sema para wrestler karena mereka adalah orang yang berdedikasi pada pekerjaan mereka, they sacrifice their bodies and lives just to entertain us. What? Lo nggak berharap mereka saling matahin tangan lawannya betulan kan?

Sumber: canyouhealme.blogspot.com

Tuesday, May 21, 2013

Tentang Saya

Nama saya Vihantino Arvin T. Lahir di Klaten 04 maret 2000. Saya anak pertama dari 2 bersaudara.

Pendidikan :

TK :
- TK YPPSB Sangatta (2003-2005)

SD :
- SD YPPSB Sangatta (2006-2008)
- SD IPEKA Balikpapan (2008-2012)

SMP :
-SMP 1 Balikpapan (2012-2015)

SMA:
-SMA 1 Balikpapan (2015-2018)

Keluarga:

Ayah : Martinus T.
Ibu : Kartika D. H.
Adik : Raisa L. A. T.

Hobi : Olahraga, Ngegame!

Klub Sepakbola Favorite : Real Madrid, Persiba, Southampton
Negara Favorit : Indonesia, Belanda
Atlet Favorite : CR, KOBE, BEPE.


Sekian bio saya. Makasih =))

Penemuan benda dari masa ke masa

kl 4000 SM Batu-bata Mesir dan Assiria
kl 3000 SM Roda Asia
kl 3000 SM Pembajak Sawah Mesir dan Mesopotamia
kl 500 SM Sempoa Cina
kl 300 SM Ilmu ukur Euclid, yunani
kl 200 SM Sekrup Archimedes, Yunani
105 M Kertas pulp Tsai Lun, Cina
250 Aljabar Diophanius, Yunani
kl 1000 Umpan peluru Cina
kl 1100 Kompas magnetik Cina
kl 1100 Roket Cina.
kl 1440 Mesin cetak Gutenberg, Jerman
kl 1520 Bedil rifle Josefh Kotter, Jerman
kl 1589 Bedil rajut William Lee, Inggris
kl 1590 Mikroskop Zacharies Janssen, Belanda
1593 Themometer Galileo Galilei, Italia
1608 Teleskop Hans Lippershey, Belanda
1614 Logaritma John Napier, Skollandia
1636 Micrometer William Gescoigne, Inggris
1637 Ilmu ukur koordinat Rene Descartes
1640 Teori jumlah Piere De Fermat, Prancis
1642 Mesin hitung Blaise Pascal, Prancis
1643 Barometer Evangelista Torricelli, Italia
1650 Pompa air Otto Von Guericke, Jerman
1656 Jam gandul Christian Huygens, Belanda
1665 Kalkulus Sir Issac Newlon, Inggris
1675 Panci masak cepat Denis Papin, Prancis
1698 Pompa uap Thomas Savery, Inggris
1712 Mesin uap Thomas Savery, Inggris
1714 Thermometer mercury Gabriel Fahrenheit, Jerman
1725 Stereo tip William Ged, Skolandia
1733 Shuttle penerbangan John Kay, Inggris
1735 Chronometer John Harrison, Inggris
1752 Anti petir Benyamin Franklin, Amerika
1765 Alat pintal James Hargreaves, Inggris
1765 Kondensor mesin uap James Watt, Skotlandia
1768 Hidrometer Antoine Baume, Prancis
1783 Parasut Louis Lenormand, Prancis
1785 Mesin tenun Edmund Cartwright, Inggris
1790 Mesin jahit Thomas Saint, Inggris
1793 Pemisah kapas Ali Whitney, Amerika
1796 Lithography Aloys Senefelder, Jerman
1800 Batterai Count Alessandro, Italia
1800 Mesin bubut Henry Maudslay, Inggris
1804 Kereta uap Richard Trevithick, Inggris
1815 Lampu tambang Sir Humphry Davy, Inggris
1816 Metronom Johan Malzel, Jerman
1816 Sepeda Karl von Sauerbronn, Jerman
1817 Kaleidoskop David Bretstwer, Skotlandia
1822 Kamera Joseph Niepce, Prancis.
1823 Mesin hitung digital Charles Babbage, Inggris
1824 Semen portland Joseph Aspdin, Inggris
1825 Magnet listrik William Sturgeon, Inggris
1826 Potret Joseph Niepce, Prancis
1827 Korek Api John Walker, Inggris
1828 Tanur (Tingi) James Neilson, Skotlandia
1831 Dinamo Michael Faraday, Inggris
1834 Mesin pemungut Cyrus Mc Cormik. Amerika
1836 Revolver Samuel Colt, Amerika
1837 Telegrap Samuel F.B. Morse, Amerika
1839 Karet vulkanisir Chales Goddyear, Amerika.
1844 Korek api Gustave Pasch, Swedia
1846 Mesin jahit Elias Howe, Amerika
1849 Peniti Walter Hunt, Amerika.
1852 Giroskop Leon Foucault, Prancis
1853 Lift penumpang Elisha Otis, Amerika
1855 Converter bessemer Henry Bessemer, Inggris.
1855 Pembakar bunsen Robert Bunsen, Jerman
1855 Film seleoid Alexander Parkes, Inggris
1858 Mesin cuci Hamilton Smith, Amerika
1859 Mesin pembakaran dalam Etienne Lenoir, Prancis
1861 Linolium Frederick Walton, Inggris
1862 Senjata api cepat Richard Gatling, Amerika
1865 Kunci silinder Linus Yale Jr. Amerika
1866 Dinamit Alfred Nobel, Swedia
1867 Mesin ketik Christopher Sholes, Amerika
1870 Mentega Hippolyte Mege-Mouries, Prancis
1873 Kawat duri Joseph Glidden, Amerika
1876 Telepon Alexander Graham Bell, Skotlandia
1876 Penyapu karpet Milville Bissell, Amerika
1877 Photographi Thomas Edison, Amerika
1878 Microphone David Edward Hughes, Inggris/AS
1879 Lampu pijar Thomas Edison, Amerika
1884 Pulpen Lewis Waterman, Amerika
1884 Mesin set linotip Ottmar Mergenthaler, Amerika
1885 Termos James Dewar, Skotlandia
1885 Sepeda Motor Edwar Butler, Inggris
1885 Transformer listrik William Stanley, Amerika
1886 Kipas listrik Schuyler Wheeler, Amerika
1886 Pengukir nada Fredrick Ives, Amerika
1887 Gramophone Emile Berliner, Jerman/Amerika,
1887 Monotip Tolbert Lanston, Amerika
1887 Mesin mobil Gottlieb Daimier dan Karl Benz, AS
1888 Ban angin John Boyd Dunlop, Skotlandia
1888 Kamera kodak George Eastman, Amerika
1890 Cetak benam Karl Klic, Cekoslowakia.
1892 Resleting Whitcomb Judson, Amerika
1895 Markoni Guglielmo Marconi, Italia.
1895 Sel fotoelektrik Julius Elster dan Hans Geitel, Jerman
1895 Pisau silet King C. Gillette, Amerika
1897 Mesin diesel Rudolf Diesel, Jerman
1898 Kapal selam John R Holland, Irlandia/Amerika
1899 Tape recorder Valdemar Poulsen, Denmark
1901 Penghisap debu Cecil Booth, Inggris
1902 Radio-telepon Reginald Fessenden, Amerika.
1903 Kapal terbang Wilbur dan Orville Wright, Amerika
1904 Dioda John Fleming, Inggris
1906 Trioda Lee De Forest, Amerika
1908 Bakelite Leo Baekeland, Belgia
1908 Kertas kaca Jacques Bran Denberger, Swis
1911 Mesin pungut panen Benyamin Holt, Amerika
1913 Pengukur radiasi Hans Geiger, Inggris
1914 Tank Ernest Swinton, Inggris
1915 Neon Irving Langmuir, Amerika
1918 Senapan otomatis John Browning, Amerika
1925 Televisi sistem kerja John Logie Baird, Skotlandia
1925 Pembeku makanan Clerance Birdseya, Amerika
1926 Roket (BBM cair) Robert H. Goddard, Amerika
1928 Pencukur listrik Jacob Schick, Amerika
1929 Televisi sistem listrik Vladimir Zworykin, Amerika
1930 Jet, mesin Frank Whittle, Inggris
1931 Atom, mesin pemecah Ernest Lawrence, Amerika
1935 Parkir, meter Carlton Magee, Amerika
1935 Radar Robert Watson-Watt, Skotlandia.
1935 Nilon Wallace Carothers, Amerika.
1939 Mikroskop listrik Vladimir Sqorykin, dkk Amerika
1944 Komputer, digit, otm. Howard Aiken, Amerika
1946 Komputer elektrik J. Prosper Eckert dan John W Mauchly,Amerika
1947 Kamera polaraid Edwin Land, Amerika
1948 Transistor John Bardeen, Walter Brattain dan William Shockley
1948 Foto copy Chaster Carlson, Amerika.
1948 Piringan hitam Peter Goldmark, Amerika
1954 Maset Charles H Townes, Amerika
1954 Baterai matahari D. Pearson C. Fuller, G. Pearson, AS
1955 Helikopter Christopher Cockerel, Inggris
1955 Kontraseptik, pil Gregory Pincus dan Others, Amerika.
1956 Video tape A. Poniatoff, Amerika
1959 Sel bahan bakar Francis Bacon, Inggris
1960 Laser Theodore Maiman, Amerika
1965 Holography D. Gabor, Hongaria
1971 Antenna EMI Godfrey Hounsfild, Inggris